Imigrasi Pastikan Bakal Tolak Visa Israel Houghton Jika Ajukan untuk Konser di Jakarta
IVOOX.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan pihak imigrasi akan menolak permohonan visa penyanyi asal Amerika Serikat, Israel Houghton jika mengajukan permohonan untuk tampil dalam konser di Jakarta.
Kendati begitu, hingga 5 Oktober 2026 menurut Hendarsam belum ada permohonan visa atas nama Israel Houghton untuk kepentingan konser tersebut.
"Menanggapi rencana konser Israel Houghton di Jakarta, hingga 5 Oktober 2026 belum ada permohonan visa atas nama yang bersangkutan. Sebelumnya, ia pernah memperoleh Visa Performer pada Januari 2026," ujar Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko dalam siaran pers, Selasa, (6/10/2026).
Hendarsam mengatakan, imigrasi memiliki sikap yang jelas untuk menolak permohonan visa yang bersangkutan apabila mengajukan. Imigrasi kata ia telah memasukan nama Israel Houghton dalam Subject of Interest untuk kepentingan pemantauan keimigrasian. Menurutnya langkah ini diambil mempertimbangkan rekam jejak dukungan Israel Houghton terhadap Israel.
"Setelah berkoordinasi dengan Kemenko Polkam, sikap Imigrasi jelas, apabila yang bersangkutan mengajukan visa, permohonannya akan ditolak. Kepentingan masyarakat Indonesia, harmoni sosial, dan keamanan nasional menjadi pertimbangan utama," tegas Hendarsam.
Hendarsam menjelaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari prinsip selective policy dalam sistem keimigrasian Indonesia. Hal ini memberikan kewenangan kepada negara untuk menentukan siapa saja yang boleh masuk ke Indonesia berdasarkan kepentingan nasional.
"Visa bukan sekadar administrasi. Melalui prinsip selective policy, negara menentukan siapa yang dapat masuk ke wilayah Indonesia berdasarkan kepentingan nasional," kata Hendarsam.
"Inilah komitmen Imigrasi untuk Rakyat, menjaga pintu negara, merawat harmoni, dan melindungi kepentingan rakyat Indonesia," ucap Hendarsam.
Berhasil Login.....
Gagal Login
Komentar
Edit Komentar
Hapus Komentar
Anda yakin ingin menghapus komentar ?